Argentina yang pernah menjadi murid setia Washington, kini para pemimpinnya telah membuang jauh mentalitas terjajah. Mereka berhasil melakukan dekolonisasi pikiran dengan kesadaran tinggi.
Presiden Nestor Kichner, sebelum diganti istrinya Christina Kichner, pada 2007, membuka cerita bagaimana IMF menggurui Argentina. IMF menegaskan bahwa Argentina harus membuat persetujuan dengan IMF agar dapat membayar utang. Nestor Kirchner balik mengatakan :
“Tuan-tuan, kami berdaulat. Kami akan bayar hutang, tetapi jangan Anda mengigau lagi, sampai kapan pun kami tidak akan pernah lagi membuat persetujuan dengan IMF.”
Berkat posisi baru yang diambil oleh para pemimpin Amerika Latin, posisi sebagai negara yang berdaulat, merdeka dan mandiri, IMF jatuh terhempas dan menjadi pihak pariah di Amerika Latin.
Pada 2005 Amerika Latin mendapat 80% dari portfolio utang yang diberikan oleh IMF. Pada akhir 2007 tinggal 1%, sebuah perubahan yang radikal-dramatik. Dalam tiga tahun terakhir, portfolio pinjaman IMF merosot dari $81 milyar menjadi $11,8 milyar, itupun sebagian besar diambil oleh Turki. IMF agaknya pelan-pelan mulai gulung tikar. Nasib Bank Dunia (World Bank) kelihatannya hampir sama.